<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PT. LETMI ITB &#187; management training</title>
	<atom:link href="http://letmi-itb.com/tag/management-training/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://letmi-itb.com</link>
	<description>Konsultan Manajemen &#38; Teknik Industri yang Handal dan Terpilih</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Mar 2020 00:04:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Behaviour Based-Safety</title>
		<link>http://letmi-itb.com/behaviour-based-safety/</link>
		<comments>http://letmi-itb.com/behaviour-based-safety/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Apr 2012 15:28:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[PELATIHAN]]></category>
		<category><![CDATA[management training]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[training]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://letmi.mozuqi.com/?p=235</guid>
		<description><![CDATA[Uraian Pelatihan: Kecelakaan kerja merupakan masalah penting yang sangat merugikan pekerja dan perusahaan. Penyebab kecelakaan kerja dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu kondisi yang tidak aman dan perilaku yang tidak aman. Perilaku pekerja dinilai sebagai penyebab utama kecelakaan yang terjadi di &#8230; <a href="http://letmi-itb.com/behaviour-based-safety/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Uraian Pelatihan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kecelakaan kerja merupakan masalah penting yang sangat merugikan pekerja dan perusahaan. Penyebab kecelakaan kerja dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu kondisi yang tidak aman dan perilaku yang tidak aman. Perilaku pekerja dinilai sebagai penyebab utama kecelakaan yang terjadi di industri. Untuk itu, pengurangan perilaku tidak aman pekerja merupakan cara yang tepat sebagai upaya mengurangi tingkat kecelakaan kerja yang terjadi. Salah satu metode yang banyak digunakan adalah <em>Behavior Based Safety</em> (BBS). Pelatihan ini dimaksudkan untuk mengenalkan metode BBS serta strategi implementasi BBS di perusahaan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span id="more-235"></span>Tujuan Pelatihan:</strong></p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Peserta memahami konsep dasar pendekatan <em>Behavior Based Safety</em>.</li>
<li>Peserta memiliki <em>skill</em> untuk mendefinisikan perilaku kritis (<em>critical behaviour</em>) yang menyebabkan kecelakaan di perusahaan.</li>
<li>Peserta memiliki <em>skill </em>untuk melakukan evalusi perilaku kritis (<em>critical behaviour</em>).</li>
<li>Peserta mampu untuk mengevaluasi efektivitas penerapan pendekatan BBS pada perushaan.</li>
<li>Peserta mampu membersikan rekomendasi-rekomendasi untuk penurunan presentase prilaku tidak aman pekerja terbesar.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong>Peserta Pelatihan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tim K3, Tim Ergonomi, <em>Engineer, Supervisor</em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong><strong>Pemateri:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Para ahli dengan latarbelakang pendidikan dan pengalaman kerja (sebagai konsultan dan instruktur <em>training</em>) belasan tahun dalam bidang ergonomi dan manajemen K3. Mereka adalah narasumber yang tergabung dalam ergoinstitute (<a href="http://www.ergoinstitute.com/">www.ergoinstitute.com</a>) dan tim ahli dari LETMI-ITB.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Materi Pelatihan:</strong></p>
<ul>
<li style="text-align: justify;"><em>Accident Causation</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>Psychology Safety</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>Basic Philosophies In Behavior-Based Safety (BBS)</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>Critical Behavior Definition &amp; Assessment</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>Intervention Methods</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>Best Practices in Implementation and Evaluation BBS</em></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://letmi-itb.com/behaviour-based-safety/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fatigue Management</title>
		<link>http://letmi-itb.com/fatigue-management/</link>
		<comments>http://letmi-itb.com/fatigue-management/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Apr 2012 15:25:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[PELATIHAN]]></category>
		<category><![CDATA[management training]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[training]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://letmi.mozuqi.com/?p=233</guid>
		<description><![CDATA[Uraian Pelatihan: Banyak pekerja mengeluhkan bahwa sistem kerja mereka sangat melelahkan dan mengaitkannya dengan nyeri dan linu yang dirasakan pada sistem otot rangka mereka. Pihak perusahaan sendiri banyak yang melaporkan bahwa fatigue merupakan salah satu penyebab utama kecelakaan kerja. Penyebab &#8230; <a href="http://letmi-itb.com/fatigue-management/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Uraian Pelatihan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Banyak pekerja mengeluhkan bahwa sistem kerja mereka sangat melelahkan dan mengaitkannya dengan nyeri dan linu yang dirasakan pada sistem otot rangka mereka. Pihak perusahaan sendiri banyak yang melaporkan bahwa <em>fatigue</em> merupakan salah satu penyebab utama kecelakaan kerja. Penyebab <em>fatigue</em> secara umum dapat dibagi atas dua faktor utama, yakni individu dan pekerjaan (beban kerja). Perusahaan harus mampu mengelola keduanya. Workshop ini dimaksudkan untuk memberikan bekalan kepada tim ergonomi atau tim K3 perusahaan dalam melakukan evaluasi kelelahan kerja, mulai dari melakukan pengukuran hingga analisis. Workshop ini juga memberikan bekalan tentang faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam melakukan <em>fatigue management</em>.</p>
<p style="text-align: justify;"> <strong><span id="more-233"></span>Tujuan Pelatihan:</strong></p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Peserta memiliki <em>knowledge</em> tnetang konsep dasar <em>fatigue.</em></li>
<li>Peserta memiliki <em>skill </em>untuk melakukan pengukuran <em>fatigue</em> dan beban kerja.</li>
<li>Peserta mampu merumuskan bentuk kegiatan <em>fatigue</em> <em>management</em> yang tepat untuk perusahaan.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"> <strong>Peserta Pelatihan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tim K3, Tim Ergonomi, <em>Engineer, Supervisor</em></p>
<p style="text-align: justify;"> <strong>Pemateri:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Para ahli dengan latarbelakang pendidikan dan pengalaman kerja (sebagai konsultan dan instruktur <em>training</em>) belasan tahun dalam bidang ergonomi dan manajemen K3. Mereka adalah narasumber yang tergabung dalam ergoinstitute (<a href="http://www.ergoinstitute.com/">www.ergoinstitute.com</a>) dan tim ahli dari LETMI-ITB.</p>
<p style="text-align: justify;"> <strong>Materi Pelatihan:</strong></p>
<ul>
<li style="text-align: justify;"><em>Concept of Fatigue</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>Risk Factors</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>Fatigue Measurement &amp; Practices</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>Ergonomics Interventions</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>Fatigue Management &amp; Best Practices</em></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://letmi-itb.com/fatigue-management/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lifting and Material Handling</title>
		<link>http://letmi-itb.com/lifting-and-material-handling/</link>
		<comments>http://letmi-itb.com/lifting-and-material-handling/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Apr 2012 15:23:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[PELATIHAN]]></category>
		<category><![CDATA[management training]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[training]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://letmi.mozuqi.com/?p=231</guid>
		<description><![CDATA[Uraian Pelatihan: Cedera dan nyeri punggung bawah atau yang dikenal dengan low back pain tercatat sebagai keluhan paling banyak di industri. Biaya akibat keluhan ini juga tidak sedikit, baik kerugian materiil pekerja maupun bagi perusahaan. Cedera ini sebagian besar diakibatkan &#8230; <a href="http://letmi-itb.com/lifting-and-material-handling/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Uraian Pelatihan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Cedera dan nyeri punggung bawah atau yang dikenal dengan <em>low back pain</em> tercatat sebagai keluhan paling banyak di industri. Biaya akibat keluhan ini juga tidak sedikit, baik kerugian materiil pekerja maupun bagi perusahaan. Cedera ini sebagian besar diakibatkan oleh ketidakergonomikan kegiatan penanganan material (<em>manual material handling</em> atau disingkat MMH). Kegiatan MMH meliputi pekerjaan mengangkat dan menurunkan beban, membawa beban ke tempat tujuan, serta aktivitas menarik dan mendorong kereta pembawa material. Posisi kerja yang tidak normal (<em>awkward posture</em>), frekuensi pengangkatan dan beban yang terlalu berat untuk diangkat (<em>overexertion</em>) dalam kegiatan MMH merupakan beberapa faktor risiko yang harus dipahami dengan baik oleh pekerja. Workshop ini dimaksudkan untuk memberi bekalan tentang faktor-faktor risiko, metode evaluasi, dan intervensi ergonomi dalam penanganan material handling.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span id="more-231"></span>Tujuan Pelatihan:</strong></p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Peserta memiliki <em>knowledge</em> tentang faktor risiko dalam <em>Manual Material Handling</em>.</li>
<li>Peserta memiliki <em>skill</em> untuk mengevaluasi permasalahan MMH di industri.</li>
<li>Peserta memiliki <em>skill</em> dalam menghitung batas pengangkatan dalam MMH.</li>
<li>Peserta mampu memberikan rekomendasi-rekomendasi dalam penanganan MMH.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong>Peserta Pelatihan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tim K3, Tim Ergonomi, <em>Engineer, Supervisor</em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pemateri:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Para ahli dengan latarbelakang pendidikan dan pengalaman kerja (sebagai konsultan dan instruktur <em>training</em>) belasan tahun dalam bidang ergonomi dan manajemen K3. Mereka adalah narasumber yang tergabung dalam ergoinstitute (<a href="http://www.ergoinstitute.com/">www.ergoinstitute.com</a>) dan tim ahli dari LETMI-ITB.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Materi Pelatihan:</strong></p>
<ul>
<li style="text-align: justify;"><em>Low-back Pain</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>MMH Problems in Industry</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>MIOSH Liftging Guides</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>Other Ergonomics Assessment Related to Lifting &amp; MMH</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>Ergonomics Controls</em></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://letmi-itb.com/lifting-and-material-handling/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ergonomics Assessment/Audit</title>
		<link>http://letmi-itb.com/ergonomics-assessmentaudit/</link>
		<comments>http://letmi-itb.com/ergonomics-assessmentaudit/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Apr 2012 15:16:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[PELATIHAN]]></category>
		<category><![CDATA[management training]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[training]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://letmi.mozuqi.com/?p=225</guid>
		<description><![CDATA[Uraian Pelatihan: Ergonomi terfokus pada peningkatan produktivitas dan kualitas kehidupan kerja yang seharusnya menjadi salah satu key performance indicator perusahaan. Sayangnya, ergonomi sering dianggap hanya sebagai suatu common sense. Aplikasi ergonomi dianggap sudah selesai ketikka sebuah checklist yang diadopsi dari &#8230; <a href="http://letmi-itb.com/ergonomics-assessmentaudit/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Uraian Pelatihan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ergonomi terfokus pada peningkatan produktivitas dan kualitas kehidupan kerja yang seharusnya menjadi salah satu <em>key performance indicator</em> perusahaan. Sayangnya, ergonomi sering dianggap hanya sebagai suatu <em>common sense</em>. Aplikasi ergonomi dianggap sudah selesai ketikka sebuah <em>checklist </em>yang diadopsi dari luar negeri sudah digunakan. Padahal, ergonomi adalah suatu filosofi, metode, dan teknik. Workshop ini dimaksudkan untuk memberikan bekalan kepada tim ergonomi atau tim K3 perusahaan dalam melakukan evaluasi ergonomi. Evaluasi ergonomi merupakan program ergonomi yang utama dan pertama untuk menilai tingkat risiko ergnomi pada semua lini perusahaan, termasuk di dalamnya kantor, lantai pabrik, gudang, dan jalur transportasi. Hasil evaluasi atau <em>assessment</em> ini akan menjadi input untuk perbaikan sistem kerja yang berkelanjutan. Dengan inilah diperoleh rancangan sistem kerja yang produktif, aman, sehat, dan juga nyaman bagi pekerja, yang tentu akan membawa manfaat bagi perusahaan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span id="more-225"></span>Tujuan Pelatihan:</strong></p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Peserta memiliki <em>knowledge</em> tentang dasar-dasar ergonomi (urgensi, filosofi, sasaran, lingkup aplikasi, dll).</li>
<li>Peserta mamiliki <em>skill</em> untuk mendeteksi permasalahan ergonomi di perusahaan.</li>
<li>Peserta mampu memberikan rekomendasi-rekomendasi untuk perbaikan keergonomikan sistem kerja di perusahaan masing-masing.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"> <strong>Peserta Pelatihan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tim K3, Tim Ergonomi, <em>Engineer, Supervisor</em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong><strong>Pemateri:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Para ahli dengan latarbelakang pendidikan dan pengalaman kerja (sebagai konsultan dan instruktur <em>training</em>) belasan tahun dalam bidang ergonomi dan manajemen K3. Mereka adalah narasumber yang tergabung dalam ergoinstitute (<a href="http://www.ergoinstitute.com/">www.ergoinstitute.com</a>) dan tim ahli dari LETMI-ITB.</p>
<p style="text-align: justify;"> <strong>Materi Pelatihan:</strong></p>
<ul>
<li style="text-align: justify;"><em>Introduction to Ergonomics</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>Ergonomics Problem &amp; Risk Factors</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>Ergonomics Controls</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>Survey on Musculoskeletal Complaints</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>Ergonomics Assessment Method for General Activities &amp; Practices</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>Ergonomics Assessment Method for Repetitive Works &amp; Practices</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>Ergonomics Assessment Method for Multi-Tasking Work &amp; Practices</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>Ergonomics Assessment Method for Material Handling Task &amp; Practices</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>PDA-based Ergonomics Assessment</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>Ergo-assess for Mental-Based Work and Fatigue</em></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://letmi-itb.com/ergonomics-assessmentaudit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ergonomics Awareness</title>
		<link>http://letmi-itb.com/ergonomics-awareness/</link>
		<comments>http://letmi-itb.com/ergonomics-awareness/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Apr 2012 15:14:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[PELATIHAN]]></category>
		<category><![CDATA[management training]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[training]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://letmi.mozuqi.com/?p=223</guid>
		<description><![CDATA[Uraian Pelatihan: Ergonomi semakin dirasa penting oleh industri. Progam ergonomi yang dijalankan dengan baik akan berdampak pada perbaikan kinerja manajemen K3, peningkaan produktivitas, dan perbaikan quality of working life. Salah satu indikator utama perlunya ergonomi adalah banyaknya keluhan karyawan pada &#8230; <a href="http://letmi-itb.com/ergonomics-awareness/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Uraian Pelatihan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ergonomi semakin dirasa penting oleh industri. Progam ergonomi yang dijalankan dengan baik akan berdampak pada perbaikan kinerja manajemen K3, peningkaan produktivitas, dan perbaikan quality of working life. Salah satu indikator utama perlunya ergonomi adalah banyaknya keluhan karyawan pada kelelahan kerja dan nyeri pada sistem otot rangka. Salah satu kunci sukses keberhasilan pelaksanaan program ergonomi adalah dengan dukungan dari berbagai pihak di perusahaan. Pelatihan ini dimaksudkan untuk memberikan kesadaran tentang pentingnya egonomi bagi perusahaan dan memberikan gambaran berbagai bentuk aplikasi ergonomi dalam meningkatkan business competitiveness.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span id="more-223"></span> </strong><strong>Tujuan Pelatihan:</strong></p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Peserta memiliki <em>knowledge</em> tentang dasar-dasar ergonomi (urgensi, filosofi, dan sasaran implementasi).</li>
<li>Peserta memiliki <em>awareness</em> tentang bentuk-bentuk permasalahan di industri yang berkaitan dengan ergonomi.</li>
<li>Peserta memahami berbagai lingkup area aplkasi ergonomi di industri.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong>Peserta Pelatihan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pihak Manajemen K3, Manajemen SDM, Manajemen Produksi &amp; <em>Maintenance</em>, <em>Plant Manage</em>r, <em>Chief of Engineer</em>, <em>Supervisor</em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pemateri:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Para ahli dengan latarbelakang pendidikan dan pengalaman kerja (sebagai konsultan dan instruktur <em>training</em>) belasan tahun dalam bidang ergonomi dan manajemen K3. Mereka adalah narasumber yang tergabung dalam ergoinstitute (<a href="http://www.ergoinstitute.com/">www.ergoinstitute.com</a>) dan tim ahli dari LETMI-ITB.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Materi Pelatihan:</strong></p>
<ul>
<li style="text-align: justify;"><em>Why ergonomics?</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>Ergonomics problems and interventions</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>Ergonomics programs</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>Cost-Benefits Analysis</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>Case Studies</em></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://letmi-itb.com/ergonomics-awareness/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Applied Industrial Ergonomics</title>
		<link>http://letmi-itb.com/applied-industrial-ergonomics/</link>
		<comments>http://letmi-itb.com/applied-industrial-ergonomics/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Apr 2012 15:09:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[PELATIHAN]]></category>
		<category><![CDATA[management training]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[training]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://letmi.mozuqi.com/?p=219</guid>
		<description><![CDATA[Uraian Pelatihan: Ergonomi dan K3 saling berhubungan satu sama lain. Keduanya fokus pada bagaimana meminimasi cedera. Intervensi ergonomi diperlukan dan merupakan hal kritis untuk mewujudkan manajemen dan keselamatan dan kesehatan kerja yang efisien. Data menunjukkan bahwa pekerjaan yang dirancang tanpa &#8230; <a href="http://letmi-itb.com/applied-industrial-ergonomics/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Uraian Pelatihan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ergonomi dan K3 saling berhubungan satu sama lain. Keduanya fokus pada bagaimana meminimasi cedera. Intervensi ergonomi diperlukan dan merupakan hal kritis untuk mewujudkan manajemen dan keselamatan dan kesehatan kerja yang efisien. Data menunjukkan bahwa pekerjaan yang dirancang tanpa memperhatikan faktor ergonomik dapat menyebabkan kelelahan kerja yang berlebihan, kesalahan kerja (<em>human error</em>), cedera, hingga kematian di tempat kerja. Gejala yang timbul adalah sakit pada leher, bahu, pergelangan tangan, dan punggung bagian bawah. Ergonomi diperlukan untuk program K3 yang efektif. Pelatihan ini akan mengulas lebih jauh mengenai aplikasi ergonomi di industri.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span id="more-219"></span>Tujuan Pelatihan:</strong></p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Peserta memahami fungsi dan peranan ergonomi dalam mendukung <em>safety management</em>.</li>
<li>Peserta memahami berbagai permasalahan ergonomi di industri.</li>
<li>Peserta memahami berbagai faktor risiko ergonomi.</li>
<li>Peserta mamiliki <em>skill</em> untuk mendeteksi permasalahan ergonomi di perusahaan.</li>
<li>Peserta mampu memberikan rekomendasi-rekomendasi untuk perbaikan keergonomikan sistem kerja di perusahaan masing-masing.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong>Peserta Pelatihan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tim K3, Tim Ergonomi, <em>Engineer</em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pemateri:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Para ahli dengan latarbelakang pendidikan dan pengalaman kerja (sebagai konsultan dan instruktur <em>training</em>) belasan tahun dalam bidang ergonomi dan manajemen K3. Mereka adalah narasumber yang tergabung dalam ergoinstitute (<a href="http://www.ergoinstitute.com/">www.ergoinstitute.com</a>) dan tim ahli dari LETMI-ITB.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Materi Pelatihan:</strong></p>
<ul>
<li style="text-align: justify;"><em>Introduction to ergonomics</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>Ergonomic problem in industry</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>Musculoskeletal disorders</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>Manual material handling</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>Hand tools</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>Fatigue and human error</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>Work environment</em></li>
<li style="text-align: justify;"><em>Ergonomics program</em></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://letmi-itb.com/applied-industrial-ergonomics/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excelence (MBCfPE)</title>
		<link>http://letmi-itb.com/malcolm-baldrige-criteria-for-performance-excelence-mbcfpe/</link>
		<comments>http://letmi-itb.com/malcolm-baldrige-criteria-for-performance-excelence-mbcfpe/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Apr 2012 15:05:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[PELATIHAN]]></category>
		<category><![CDATA[management training]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[training]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://letmi.mozuqi.com/?p=215</guid>
		<description><![CDATA[Uraian Pelatihan: Daya saing organisasi setiap saat dapat berubah seiring dengan dinamika perubahan lingkungan eksternal dan internal perusahaan. Kewajiban setiap organisasi untuk memantau dan mengevaluasi efektivitas perubahan-perubahan organisasi tersebut bagi peningkatan daya saingnya. Kewajiban tersebut berlaku bagi setiap organisasi. Terlebih &#8230; <a href="http://letmi-itb.com/malcolm-baldrige-criteria-for-performance-excelence-mbcfpe/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Uraian Pelatihan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Daya saing organisasi setiap saat dapat berubah seiring dengan dinamika perubahan lingkungan eksternal dan internal perusahaan. Kewajiban setiap organisasi untuk memantau dan mengevaluasi efektivitas perubahan-perubahan organisasi tersebut bagi peningkatan daya saingnya. Kewajiban tersebut berlaku bagi setiap organisasi. Terlebih lagi, organisasi yang kerap dipandang sebagai “role model” karena mengemban misi sebagai pemberi produk dan jasa. Mempertimbangkan peran strategis Organisasi ini dalam memenuhi tuntutan para <em>stakeholde</em>r kuncinya saat ini dan di masa mendatang dipandang perlu mengevaluasi efektivitas kinerjanya. Berdasarkan informasi hasil evaluasi ini, Organisasi dapat mengidentifikasi langkah-langkah konkrit perbaikan yang diperlukan di berbagai satuan kerjanya agar dapat memantapkan dan/atau meningkatkan kinerjanya di masa mendatang.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span id="more-215"></span></strong> <em>Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence</em> (MBCfPE) merupakan salah satu alat yang dapat digunakan untuk mendiagnose dan mengevaluasi kinerja organisasi atau unit-unit kerja baik yang berorientasi profit atau non-profit. Metode MBCfPE ini mendasarkan diagnose organisasi dengan membasiskan pada proses-proses dan hasil-hasil organisasi, baik yang berkaitan dengan aspek finansial maupun non-finansial. Metode MBCfPE merupakan sebuah metode evaluasi kinerja organisasi yang diterapkan pertama kali di tahun 1987 oleh pemerintah Amerika Serikat untuk meningkatkan daya saing perusahaan-perusahaan berbendera Amerika. Dewasa ini metode MBCfPE telah diadopsi dan diterapkan secara luas di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Metode MBCfPE ini saat ini digunakan untuk menilai kinerja organisasi pemerintahan &amp; kinerja perusahaan di berbagai bidang  (bisnis, jasa pendidikan, jasa layanan kesehatan). Kriteria penilaian kinerja perusahaan dari <em>Malcolm Baldrige </em>sendiri dinilai cukup luas, dibangun berdasarkan <em>core values</em> yang sangat relevan dengan kondisi organisasi (baik yang beorientasi profit maupun non profit) yang tengah menghadapi tantangan berat untuk memantapkan daya saingnya.</p>
<p style="text-align: justify;"> <strong>Jangka Waktu Pelatihan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Waktu pelatihan adalah 3 (tiga) hari yang terdiri dari beberapa sesi. Sesi dapat terdiri atas kuliah (lecture), diskusi / tanya jawab, dan studi kasus.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong><strong>Tujuan Pelatihan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Program MBCfPE di lingkungan Organisasi  merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari program pengembangan manajemen kualitas. Program ini bertujuan untuk:</p>
<p style="text-align: justify;"> Melakukan pemetaan terhadap dimensi-dimensi kualitas yang telah dijalani di lingkungan Organisasi</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Meningkatkan kesadaran akan pentingnya kualitas dalam rangka meningkatkan daya saing perusahaan</li>
<li>Mengidentifikasi kinerja-kinerja kualitas strategis yang dapat menjadi faktor-faktor keberhasilan perusahaan</li>
<li>Meningkatkan kinerja perusahaan melalui “sharing” informasi dan pengalaman antar unit yang di lingkungan organisasi</li>
<li>Melakukan langkah pemetaan kinerja organisasi dalam rangka menuju perusahaan kelas dunia</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong><strong>Peserta Pelatihan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Peserta program ini diharapkan dari pihak industri maupun non-industri, dengan posisi sebagai Pimpinan Puncak Perusahaan, Kepala Divisi, General Manager, Manager, Pimpinan Cabang Perusahaan ataupun Asisten Manajer.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Materi Pelatihan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Metode MBCPFE adalah sebuah perangkat audit sistem manajemen ini digunakan untuk mengevaluasi kinerja perusahaan dalam 7 (tujuh) kategori penilaian, yakni :</p>
<ol style="text-align: justify;" start="1">
<li>Kategori 1 : Leadership (Kepemimpinan)</li>
<li>Kategori 2 : Strategic Plan (Perencanan Strategis)</li>
<li>Kategori 3 : Customer and Market Focus (Fokus pada pasar dan pelanggan)</li>
<li>Kategori 4 : Measurement , Analysis and Knowledge Management (Pengukuran, analisis, dan manajemen pengetahuan)</li>
<li>Kategori 5 : Workforce Focus (Fokus Kepada Pekerja)</li>
<li>Kategori 6 : Process Management (Manajemen proses)</li>
<li>Kategori 7 : Results (Hasil-hasil bisnis)</li>
</ol>
<div class="mceTemp">
<dl id="attachment_216" class="wp-caption alignnone" style="width: 660px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://letmi.mozuqi.com/wp-content/uploads/2012/04/Baldrige.png"><img class="size-full wp-image-216" title="Baldrige Framework" src="http://letmi.mozuqi.com/wp-content/uploads/2012/04/Baldrige.png" alt="Baldrige Framework" width="650" height="424" /></a></dt>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">Perangkat audit kinerja MBCFPE ini bertujuan untuk mendiagnosa dan menilai bukan hanya keberhasilan perusahaan atau unit-unit usaha dalam meraih sejumlah tujuannya (kategori 7), namun juga mempertimbangkan cara-cara, upaya atau proses (kategori 1 s.d 6) perusahaan atau unit usaha dalam mencapai hasil-hasil bisnisnya (kategori 7).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://letmi-itb.com/malcolm-baldrige-criteria-for-performance-excelence-mbcfpe/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Integrated Project Management</title>
		<link>http://letmi-itb.com/integrated-project-management/</link>
		<comments>http://letmi-itb.com/integrated-project-management/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Apr 2012 13:30:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[PELATIHAN]]></category>
		<category><![CDATA[management training]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[training]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://letmi.mozuqi.com/?p=210</guid>
		<description><![CDATA[Uraian Pelatihan: Proyek merupakan sekumpulan kegiatan yang memiliki karakteristik khusus yang ditujukan untuk mencapai kinerja tertentu dalam batasan waktu (jadwal) dan sumberdaya (resources) yang tersedia. Beberapa karakteristik khusus yang dimiliki oleh sebuah proyek antara lain adalah memiliki tujuan-tujuan yang spesifik, &#8230; <a href="http://letmi-itb.com/integrated-project-management/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Uraian Pelatihan:</strong></p>
<p>Proyek merupakan sekumpulan kegiatan yang memiliki karakteristik khusus yang ditujukan untuk mencapai kinerja tertentu dalam batasan waktu (jadwal) dan sumberdaya (resources) yang tersedia. Beberapa karakteristik khusus yang dimiliki oleh sebuah proyek antara lain adalah memiliki tujuan-tujuan yang spesifik, memiliki siklus hidup (life-cycle), kompleks dan memiliki interdependensi, unik, serta melibatkan banyak konflik dalam pelaksanaannya. Adanya kekhususan karakteristik proyek ini dibandingkan dengan kegiatan rutin sehari-hari mengakibatkan perlunya pengetahuan, ketrampilan dan keahlian khusus dalam merencanakan, mengorganisasikan dan mengendalikan sebuah proyek.</p>
<p><strong><span id="more-210"></span></strong>Saat ini ada banyak kegiatan-kegiatan perusahaan yang dikelola sebagai sebuah proyek sehingga terminology “managing by project” mulai dikenal secara luas. Melalui ‘managing by project” organisasi dapat lebih fokus dalam menangani kegiatan-kegiatan non-rutinnya serta akan memberikan hasil yang lebih baik.</p>
<p><strong>Jangka Waktu Pelatihan:</strong></p>
<p>Waktu pelatihan adalah 3 (tiga) hari yang terdiri dari 6  sesi. Sesi dapat terdiri atas kuliah (lecture), diskusi / tanya jawab, dan studi kasus.</p>
<p><strong>Tujuan Pelatihan:</strong></p>
<p>Program ini ditujukan untuk memperlengkapi anggota organisasi dan mereka-mereka yang terlibat dalam proyek dengan ketrampilan-ketrampilan dasar dalam Manjemen Proyek. Dengan demikian tujuan utama dari program ini adalah:</p>
<ol>
<li>Memberikan pemahaman tentang pentingnya peranan Manajemen Proyek bagi organisasi.</li>
<li>Memberikan pemahaman tentang organisasi proyek dan metode-metode pelaksanaan proyek.</li>
<li>Memberikan dasar-dasar pengetahuan untuk dapat melakukan perencanaan dan pengendalian proyek.</li>
</ol>
<p><strong>Peserta Pelatihan:</strong></p>
<p>Pelatihan ini dapat diikuti oleh manager proyek, anggota-anggota tim proyek, serta manager dan staf lain yang baik secara langsung maupun tidak langsung berhubungan dengan manajemen proyek, seperti antara lain:</p>
<ul>
<li>Manager Logistik dan Pengadaan</li>
<li>Manager Keuangan</li>
<li>Manager Pemeliharaan dan Perawatan</li>
<li>Manager Sumbar daya Manusia</li>
<li>Manager Akutansi</li>
</ul>
<p><strong>Materi Pelatihan:</strong></p>
<p>Program ini ditujukan untuk memperlengkapi anggota organisasi dan mereka-mereka yang terlibat dalam proyek dengan ketrampilan-ketrampilan dasar dalam Manjemen Proyek. Dengan demikian tujuan utama dari program ini adalah:</p>
<ol>
<li>Memberikan pemahaman tentang pentingnya peranan Manajemen Proyek bagi organisasi.</li>
<li>Memberikan pemahaman tentang organisasi proyek dan metode-metode pelaksanaan proyek.</li>
<li>Memberikan dasar-dasar pengetahuan untuk dapat melakukan perencanaan dan pengendalian proyek.</li>
</ol>
<p>Adapun materi pelatihan dalam program ini adalah sebagai berikut:</p>
<ol>
<li><strong>Pemahaman tentang Manajemen Proyek</strong>. Materi ini antara lain bertujuan memberikan pemahaman tentang: konsep proyek, siklus proyek dan ruang lingkup Manajemen Proyek, serta permasalahan dalam Manajemen Proyek.</li>
<li><strong>Pemilihan Proyek</strong>. Materi ini membahas tentang bagaimana cara dan metoda untuk memilih sebuah atau sekumpulan proyek dari berbagai alternatif yang tersedia.</li>
<li><strong>Perencanaan Proyek</strong>. Materi ini menjelaskan bagian awal dari kegiatan pengelolaan proyek. Pada materi ini akan dijawab pertanyaan yang terkait dengan: bagaimana merencanakan proyek, apa saja yang direncanakan, serta apa hasil dari perencanaan proyek.</li>
<li><strong>Budgeting and estimation</strong>. Materi ini membahas tentang bagaimana anggaran sebuah proyek dilakukan dan teknik-teknik estimasi yang dapat dipergunakan.</li>
<li><strong>Penjadwalan Proyek</strong>. Materi ini terkait dengan penyusunan jadwal proyek dengan menggunakan pendekatan Critical Part Method (CPM). Kegiatan perencanaan proyek yang akan dibahas pada materi ini antara lain: network planning dan scheduling.</li>
<li><strong>Organisasi Proyek</strong>. Pada bagian ini pembahasan akan difokuskan antara lain pada topik: jenis-jenis organisasi proyek, siapa yang akan melaksanakan proyek, siapa yang bertanggung jawab dalam proyek, serta peran dan fungsi Manajer Proyek.</li>
<li><strong>Monitoring dan Pengendalian Proyek</strong>. Materi ini membahas bagian akhir dari siklus manajemen proyek yang akan memberikan jaminan terlaksananya proyek seperti yang telah direncanakan.</li>
<li><strong>Studi Kasus &amp; Aplikasi</strong>. Memberikan beberapa contoh kasus serta bagaimana menggunakan software Project Management sederhana dalam merencanakan dan mengendalikan sebuah proyek.</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://letmi-itb.com/integrated-project-management/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cost Structure Analysis Based on Activities</title>
		<link>http://letmi-itb.com/cost-structure-analysis-based-on-activities/</link>
		<comments>http://letmi-itb.com/cost-structure-analysis-based-on-activities/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Apr 2012 13:27:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[PELATIHAN]]></category>
		<category><![CDATA[management training]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[training]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://letmi.mozuqi.com/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[Uraian Pelatihan: Salah satu metode pembiayaan yang banyak digunakan untuk menghilangkan kemungkinan undercosting maupun overcosting adalah metode pembiayaan Cost Structure Analysis Based on Activities atau Activity-Based Costing (ABC). Model pembiayaan ini memungkinkan untuk mengkonversikan biaya tidak langsung menjadi biaya lansung &#8230; <a href="http://letmi-itb.com/cost-structure-analysis-based-on-activities/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Uraian Pelatihan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu metode pembiayaan yang banyak digunakan untuk menghilangkan kemungkinan undercosting maupun overcosting adalah metode pembiayaan Cost Structure Analysis Based on Activities atau Activity-Based Costing (ABC). Model pembiayaan ini memungkinkan untuk mengkonversikan biaya tidak langsung menjadi biaya lansung yang dibebankan ke dalam produk atau jasa sesuai dengan proporsi penggunaan biaya tidak langsung yang dikeluarkan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span id="more-208"></span></strong>Pelatihan ini dibuat untuk memahami metode ABC agar perusahaan atau pengambil keputusan yang berhubungan dengan penentuan biaya atau harga dapat menentukan harga yang sesuai untuk produk dan jasa yang ditawarkan ke masyarakat. Hal ini juga dapat mengeliminasi kerugian akibat kesalahan penentuan harga maupun kesalahan strategi dalam memproduksi produk atau jasa yang tidak ekonomis.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jangka Waktu Pelatihan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Waktu pelatihan adalah 1 (satu) hari yang terdiri dari beberapa sesi. Sesi dapat terdiri atas kuliah (lecture), diskusi / tanya jawab, dan studi kasus.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Tujuan Pelatihan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Program pelatihan ini ditujukan untuk memperlengkapi para manager maupun elemen organisasi lain yang berhubungan dengan penentuan pembiayaan dan harga produk dan jasa peusahaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan demikian tujuan utama dari program ini adalah:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Memperkenalkan akan ABC system dan perbedaannya dengan model pembiayaan lain.</li>
<li>Memberikan pemahaman mengenai activity-based costing dan activity-based managemet.</li>
<li>Memberikan pemahaman mengenai metode pengimplementasian ABC system.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong>Peserta Pelatihan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Sasaran program pelatihan ini adalah para manager, anggota divisi pricing, dan elemen perusahaan lain yang secara langsung maupun tidak langsung berhubungan dengan penentuan kebijakan dan harga produk dan atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Materi Pelatihan:</strong></p>
<ol style="text-align: justify;" start="1">
<li>Akuntansi dan manfaatnya bagi manajemen.</li>
</ol>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Proses Akuntansi</li>
<li>Informasi Akuntansi</li>
<li>Manfaat akuntansi bagi manajemen</li>
<li>Manfaat ABC system</li>
<li>Disain ABC system</li>
<li>Contoh perhitungan Harga Pokok ABC system</li>
<li>Perbedaan perhitungan Harga Pokok ABC system dengan Perhitungan Harga Pokok ABC system.</li>
</ul>
<ol start="2">
<li style="text-align: justify;">Perhitungan Harga Pokok Tradisional.</li>
<li style="text-align: justify;">Perhitungan Harga Pokok ABC system.</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://letmi-itb.com/cost-structure-analysis-based-on-activities/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Finance for Technical and Supporting Staff</title>
		<link>http://letmi-itb.com/finance-for-technical-and-supporting-staff/</link>
		<comments>http://letmi-itb.com/finance-for-technical-and-supporting-staff/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Apr 2012 13:25:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[PELATIHAN]]></category>
		<category><![CDATA[management training]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan manjemen]]></category>
		<category><![CDATA[training]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://letmi.mozuqi.com/?p=205</guid>
		<description><![CDATA[Uraian Pelatihan: Pengetahuan akan finance, interaksi dan ukuran  finansial, serta interpretasi angka dan nilai finansial merupakan suatu nilai tambah bagi setiap elemen perusahaan sehingga dapat melakukan aktivitasnya dengan mempertimbangkan kesehatan finansial unit usahanya. Elemen-elemen organisasi yang memahami finance dan interpretasi &#8230; <a href="http://letmi-itb.com/finance-for-technical-and-supporting-staff/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Uraian Pelatihan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pengetahuan akan finance, interaksi dan ukuran  finansial, serta interpretasi angka dan nilai finansial merupakan suatu nilai tambah bagi setiap elemen perusahaan sehingga dapat melakukan aktivitasnya dengan mempertimbangkan kesehatan finansial unit usahanya. Elemen-elemen organisasi yang memahami finance dan interpretasi nilainya akan lebih mudah menerima keputusan perusahaan yang berhubungan dengan finance sebagaimana mereka mengetahui efek kebijakan tersebut bagi kemajuan perusahaan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span id="more-205"></span></strong>Pelatihan ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan akan pengetahuan dasar mengenai finance, ukuran-ukuran finansial, analisis rasio, penganggaran, dan pengambilan keputusan finansial secara jelas dan padat.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong><strong>Jangka Waktu Pelatihan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Waktu pelatihan adalah 1 (satu) hari yang terdiri dari beberapa sesi. Sesi dapat terdiri atas kuliah (lecture), diskusi / tanya jawab, dan studi kasus.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Tujuan Pelatihan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Program pelatihan ini ditujukan untuk memperlengkapi elemen perusahaan dengan pengetahuan dasar mengenai finance dan praktik-praktik finance secara umum.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan demikian tujuan utama dari program ini adalah:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Memperkenalkan finance secara umum dan sesuai dengan ruang lingkupnya.</li>
<li>Memberikan pengetahuan dasar akan analisis finansial.</li>
<li>Memberikan pemahaman tentang pengetahuan dasar mengenai finance dan ukuran finansial.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong>Peserta Pelatihan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Sasaran program pelatihan ini adalah para staf teknis dan pendukung dalam organisasi perusahaan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Materi Pelatihan:</strong></p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Pengenalan Finance</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Materi ini antara lain berisi mengenai konsep finance secara umum dan ruang lingkup dalam pekerjaan.</p>
<p style="text-align: justify;">2. Pemahaman mengenai Profit/Loss</p>
<p style="text-align: justify;">Materi ini membahas tentang profit &amp; loss statement / income statement yang menunjukkan keuntungan atau kerugian perusahaan dalam suatu rentang waktu.</p>
<p style="text-align: justify;">3. Pemahaman mengenai Cash Flow Statement</p>
<p style="text-align: justify;">Materi ini berkaitan dengan aliran keuangan perusahaan, cash flow statement sebagai tool analisis perusahaan, dan gambaran likuiditas perusahaan.</p>
<p style="text-align: justify;">4. Pemahaman mengenai Balance Sheets</p>
<p style="text-align: justify;">Materi ini memberi gambaran tentang kondisi finansial perusahaan yang berupa aset, likuiditas, dan modal, serta bagaimana menginterpretasikannya.</p>
<p style="text-align: justify;">5. Analisis Rasio</p>
<p style="text-align: justify;">Materi ini antara lain berisi tentang rasio likuiditas, rasio hutang, rasio profitabilitas, dan rasio aktivitas.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://letmi-itb.com/finance-for-technical-and-supporting-staff/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
